Jumat , 24 September 2021
Home / Berita / Kegiatan Tatap Muka Mulai di Terapkan 50%
kadis

Kegiatan Tatap Muka Mulai di Terapkan 50%

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Melalui Dinas Pendidkan Kota Bengkulu siswa siswi dari tingkat Paud/TK, SD, SMP/MTS di izinkan sekolah tatap muka sebanyak 50%. Sekolah tatap muka terbatas bisa dijalankan dengan aturan dan protokol kesehatan yang ketat. Supaya tidak menimbulkan claster baru covid-19. Mulai dari Senin 16 Agustus 2021.

Kota Bengkulu sudah memasuki PPKM level-3 yang memperkenakan/ memperbolehkan sekolah belajar tatap muka dengan acuan kita adalah SKB 4 Menteri yang diterbitkan tanggal 30 Maret 2021 yang tidak membatasi jenjang sekolah dalam membuka PTM dengan syarat dan ketentuan yang wajib diperhatikan siswa, guru, dan orang tua jika ingin menerapkan sekolah tatap muka Jangan sampai sekolah meningkatkan risiko penularan COVID-19. Melengkapi alat protocol kesehatan dari tempat mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak minimal 1,5 m, dan jika perlu membawa tempat makan masing-masing.

Jumlah hari dan jam pembelajaran tatap muka terbatas dengan pembagian rombongan belajar (shift) yang dapat ditentukan oleh satuan pendidikan dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan warga satuan pendidikan serta memastikan kesehatan murid dan guru yang terkontrol.

Kegiatan yang berpotensi menjadi kerumunan tidak diperbolehkan terjadi di satuan pendidikan, seperti jajan di kantin, kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler, orang tua menunggu peserta didik, istirahat di luar kelas, pertemuan orang tua-peserta didik, pengenalan lingkungan satuan pendidikan, dan sebagainya.

Plt.Kepala Dinas Pendidikan Kota Bengkulu H,zainal Azmi. M.T.Pd menegaskan agar “Setiap kepala sekolah harus benar benar memantau protocol kesehatan murid dan guru setiap harinya harus terkontrol, di lakukan dengan pegukuran suhu sebelum melalui pintu gerbang sekolah, apabila ada murid dan guru dalam keadaan kurang sehat maka di haruskan untuk melakukan pembelajaran Daring. (Dari Rumah)”Tegas Kadis.

Kepala sekolah dan guru di anjurkan agar mengadakan belajar tambahan (LES) untuk murid yang memasuki kelas tinggi seperi di tingkkat SD yaitu kelas 4,5,6 dan tingkat SMP itu kelas 3, “Meskipun memang seluruh murid harus ada belajar tambahan itu tidak semua orang tua mengizinkan belajar tambahan apalagi di situasi pandemic Covid-19, maka sebelum mengadakan belajar tambahan maka harus di adakan rapat antara guru dan wali murid agar membuat surat pernyataan untuk murid siap mengikuti belajar tambahan (LES)” Ujar Plt.Kadis.

Plt.Kepala Dinas juga tegaskan “untuk para siswa yang kurang mampu tidak dianjurkan mengunakan seragam sekolah untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Ini adalah tegasan langsung dari Walikota H.Helmi Hasan. SE. untuk tidak mengharuskan menggunakan seragam bagi masyarakat yang kurang mampu, dan untuk para wali kelas harus benar memastikan para siswa saat tatap muka di lihat dan di pastikan betul apakah siswa tersebut memang benar-benar dari masyarakat yang kurang mampu / tidak mampu, jangan sampai murid yang lain ikut-ikutan tidak menggunakan seragam sekolah, bahkan bila perlu ada perwakilan guru untuk memantau langsung ke rumah siswa tegas” H.Zainal.

About sherli henika

Check Also

Sertijab Kepala Sekolah SDN 37 Kota Bengkulu

Spread the love       Serah terima jabatan kepala Plh.Sekolah di hadiri oleh Kasubbag umum Nopian Susanto, S.Kom …