Jumat , 24 September 2021
Home / Kegiatan / LPMP Adakan Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Supervisi Mutu Pendidikan Dalam Bentuk Workshop Di Mercure Hotel Bengkulu

LPMP Adakan Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Supervisi Mutu Pendidikan Dalam Bentuk Workshop Di Mercure Hotel Bengkulu

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Supervisi Mutu Pendidikan Dalam Bentuk Workshop tahun 2020 yang berlangsung selama 2 hari Kamis dan Jumat 19-20 November 2020 di Mercure Hotel Bengkulu. Kegiatan yang di adakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Dan dihadiri oleh ketua panitia kegiatan monev SPMI dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bengkulu Dra.Rosmayetti.MM, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Eri Yulian Hidayat.M.Pd dan di ikuti oleh Pengawas SD Pengawas SMP, Pengawas SMA/SMK. Serta beberapa Kepala Sekolah di Provinsi Bengkulu, laporan kegiatan monev yang disampaikan langsung oleh ketua panitia Nopimin yaitu pemantauan kegiatan Supervisi, hasil Evaluasi, merancang langkah langkah kegiatan SPMI.


Sambutan serta pembukaan secara resmi oleh kepala Dinas Kota Bengkulu. Kadis sampaikan meningkatkan peningkatan kopetensi guru, peran guru, peran siswa, peran sekolah dan peran orang tua dimasa Pandemi C ovid-19 serta PMP 2020 Pendidikan abad 21 mensyaratkan pembelajaran kooperatif, kolaboratif, penguasaan terhadap teknologi, informasi, dan komunikasi. Oleh karena itu, setiap lembaga pendidikan harus mampu mengantisipasi sekaligus menyelenggarakan layanan pendidikan yang mampu menjawab tantangan jaman.

Berdasarkan kepada hal tersebut, maka sekolah harus meningkatkan mutu layanan pendidikan. Salah satu upaya yang dilakukan Sekolah adalah melalui Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan.

Penjaminan Mutu pendidikan adalah amanat Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang kemudian ditegaskan lebih lanjut dalam Permendiknas Nomor 63 tahun 2009 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan yang menyebutkan bahwa ”Penjaminan mutu pendidikan adalah kegiatan sistemik dan terpadu oleh satuan atau program pendidikan, penyelenggara satuan atau program pendidikan, Pemerintah Daerah, Pemerintah, dan masyarakat untuk menaikkan tingkat kecerdasan kehidupan bangsa melalui pendidikan.” Sebagai tujuan akhir dari SPMP adalah tingginya kecerdasan kehidupan manusia dan bangsa sebagaimana dicita-citakan oleh Pembukaan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Sistim Penjaminan Mutu Internal (SPMI) menjadikan sekolah sebagai pelaku utama atau ujung tombak penjaminan mutu pendidikan. SPMI menciptakan sekolah sebagai organisasi pembelajar dan menciptakan pentingnya budaya mutu. Mutu tidak lagi diposisikan sebagai beban, tetapi sebagai kebutuhan bahkan gaya hidup.
“Mutu bukan lagi menjadi tanggung jawab pihak tertentu, tetapi menjadi urusan setiap orang”ujar Rosmayetti.

Kegiatan ditutup oleh kadis Provinsi bapak Eri ,
Semoga dengan adaya workshop ini kita semua dapat saling menukar pendapat dan saling memberi masukan tentang PMP dan SPMI antar sesama pegawas, dapat juga diketahui oleh kadis Provinsi dan kota, bukan hanya sekedar diskusi belaka, kegiatan ini juga salah satu bentuk silaturrahmi untuk kita semua yang menghadiri kegiatan dari LPMP ini.


Kadis Provinsi sampaika pengarahan sekaligus menutup kegiatan workshop secara resmi. Sebelumnya ia sampaikan pada Saat ini bumi sedang dalam musibah yaitu masih di serangnya Virus Pandemi Covid-19, ini sangat berdampak buruk bagi pendidikan, Meskipun dengan melaksanakan belajar Daring yang menjadi kendala hingga dapat membuat siswa lemah untuk tetap melakukan pembelajaran adalah Fasilitas sarana prasarana, dengan tidak adaya hp serta jaringan internet. Itu adalah salah satu masalah penghalang siswa untuk tetap melanjutkan pendidikan.

“Apa jadiya generasi di beberapa tahun mendatang kalau virus yang sedang melanda dunia Pendidikan ini tidak juga berakhir, akan tetapi untuk kita semua, jangan hanya mengambil sisi negatif nya saja, ambil sisi fositifnya, banyak hal yang dapat kita pelajari dan menjadikan pengalaman di kehidupan kita, dari mulai belajar hidup sehat dan tertif. Jadikan masa ini menjadi masa dimana kita harus tetap berjuang demi membuat anak-anak agar tetap Berprestasi dan mencapai cita-cita, jangan buat ijazah mereka menadi ijazah Covid-19, jadikan mereka menjadi generasi penerus yang dapat membuat dunia pendidikan bangga dengan jasanya.”ujar Eri.

About sherli henika

Check Also

Sertijab Kepala Sekolah SDN 37 Kota Bengkulu

Spread the love       Serah terima jabatan kepala Plh.Sekolah di hadiri oleh Kasubbag umum Nopian Susanto, S.Kom …